Kepulauan Karimun Jawa

Keinginan untuk mampir menikmati sensasi bawah laut kepulauan karimun seperti yang banyak orang ceritakan dan foto-foto mereka yang sudah kesana sangat bagus membuat iri saya dan teman saya. Maka kita sudah merencanakan berangkat tanggal 14 Maret 2013 dari Bandung. Awalnya pengen backpacker ria dengan modal mencari informasi sebanyak-banyaknya melalui artikel dan cerita orang-orang. Namun berhubung kami belum ada satu pun yang pernah kesana maka tidak ada bayangan jelas bagaimana pengurusan seperti tiket kapal, penginapan dan penyawaan alat snorkel.

Maka sekitar seminggu lebih sebelum berangkat kami memutuskan untuk mencari travel agen saja. Dan hal ini sudah pasti terkesan terburu-buru dan kurang perencanaan, kalau orang lain mungkin sudah memesan travel agen jauh-jauh hari sehingga tidak kesulitan.

Dan memang agak kesulitan bagi kami mencari travel agen karena sebagian besar travel agen bilang trip ke karimun sudah penuh. Dengan keyakinan yang pasti dan keinginan yang sudah tak terbendung lagi untuk segera menikmati indahnya surga bawah laut bumi karimun,  kami tetap berusaha mencari dan akhirnya menemukan travel agen yang sangat beruntung karena bersedia membantu kami untuk trip ke Karimun Jawa.. yiiihiii… semangat semakin memuncak mendekati hari H keberangkatan, maklum semua memang banci jalan-jalan. Hahaha..

Berhubung travel agen kami ini tidak menyediakan bus Bandung-Jepara PP alias meeting pointnya di pelabuhan Kartini Jepara, jadi kami harus mencari bus PP Bandung-Jepara.

Dari info yang saya terima, katanya kalau dari Bandung naik bus kramatdjati saja. Maka saya mulai browsing dan mendapat tiket kramatdjati diskon untuk rute Bandung-Jepara yang hari Kamis tanggal 14 Maret 2013. Yang semula seharga 95ribu rupiah per orang menjadi 72ribu per orang. Langsung lah saya pesan untuk 5 orang untuk keberangkatan saja dulu.

Dan ternyata oh ternyata, si agen bilang kalau kapal tidak jadi berangkat hari Jumat tanggal 15 Maret 2013 karena faktor cuaca, jreeeng… tiket bus nya kan sudah dibeli… huufftt.. mikir lagi niy kita..

Dan jadwal keberangkatan dari pelabuhan Jepara menjadi Sabtu, 16 Maret 2013. Kegalauan sempat terjadi, apakah kita tetap berangkat hari Kamis malam dan main dulu di Jepara menunggu hari Sabtu atau merelakan tiket bus yang sudah terlanjur dibeli.. hmmm…

Yang bertugas untuk menghubungi si agen kan Kak Rahma. Saya ga tau jurus apa yang dia bikin dan akhirnya agen mau antar-jemput kami Bandung-Jepara PP 100ribu per orang. Angin seger berhembus kembali dan kami langsung meng-iya-kan. Tawaran tak datang dua kali kawaaan. Haha..

Dan memang secara kebetulan,agen mau sekalian mengantar peralatan snorkel ke Karimun, timing nya memang pas banget.. ya gimana yaa, kami memang selalu dinaungi dewi keberuntungan.. hehehe

Jumat malam, 15 Maret 2013, kami berangkat meninggalkan Bandung menuju Jepara sekitar pkl 20.00. kami berlima cewek + satu driver alias agen kami tercinta (cowok) dengan mobil pribadinya. Peralatan snorkel yang bakal dia antar ke Karimun di mobil satu lagi yang nguntit kami dari belakang.

here we are (left-right : Rika, kak Bunga, Enjel, Kak Frida, Kak Rahma)

here we are (left-right : Rika, kak Bunga, Enjel, Kak Frida, Kak Rahma)

Aura excited sangat terasa, sepanjang malam kami lalui bersama tanpa adanya keheningan sejenak. Ada saja yang mau diceritakan menjadi bahan lolucon, menjadi ocehan humor sampai ngakak tak henti sampai wajah pegel dan perut keram karna tertawa berkepanjangan. Pada intinya, malam itu kami lalui dengan tertawa berkepanjangan. Hahaha

Malam semakin larut, karena kelelahan tertawa, satu persatu mulai terdiam dan terlelap. Hanya agen dan kak Rahma yang bertahan melek sampai tujuan.

Pagi mulai datang, dibalik kaca mobil yang terus melaju, saya dapat menikmati sunrise yang mulai muncul di balik rumah-rumah dan persawahan yang kami lalui. Indah dan berdecak kagum, karna sunrise kali ini indah banget walaupun masih diperjalanan.

Tiba di pelabuhan kartini di Jepara pkl.07.00 hari Sabtu, 16 Maret 2013. Berhubung kami akan menggunakan kapal express Bahari yang berangkat pkl. 11.00 jadi kami masih ada waktu untuk sarapan dan nongkrong.

Kapal Express Bahari di dermaga Kartini,Jepara

Kapal Express Bahari di dermaga Kartini,Jepara

Terlihat dari jauh kapal express Bahari mulai merapat ke dermaga, kami siap-siap untuk mengantri dan menggenggam tiket masing-masing. Kata mas agen siy, weekend begini sangat susah mendapatkan tiket express Bahari apalagi banyak calo yang bertebaran yang kemudian merusak harga yang harga seharusnya 84ribu rupiah bisa menjadi sekitar 100ribu rupiah. Itu juga susahnya kalau kita tidak memakai jasa agen, yang tujuan kita untuk bersantai ria menikmati liburan akan agak menguras waktu untuk mengurus masalah pencarian tiket, penginapan, nego kapal untuk hoping island dan lainnya. Karna kami memakai jasa agen, jadi perjalanan lebih santai tanpa memusingkan hal seperti itu. Hehe…

Perjalanan yang ditempuh menuju pulau Karimun menggunakan kapal express Bahari sekitar 2 jam, sangat jauh berbeda bila menggunakan kapal KM Muria (kapal ferry) yang menempuh waktu sekitar 6 jam dengan harga tiket 35ribu rupiah saja (sampe di Karimun bisa lumutan saking lamanya perjalanan)..

Kami tiba di dermaga karimun sekitar pukul 13.00, dijemput dan diantar menuju homestay. Sesampainya di homestay kami disambut pemilik rumah dengan ramah, makan siang juga sudah tersedia lengkap dengan minuman air kelapa pelepas dahaga.

Ternyata, tidak kami saja di homestay ini, ada rombongan bapak dan ibu dari Solo. Awalnya senyum-senyum saja, namun karena sepanjang waktu di Karimun kami bersama, jadinya kenalan satu sama lain.

Hari pertama kami di karimun, setelah makan siang kami asik bercengkrama, cerita terus berlanjut mungkin sudah menembus dunia antah berantah, mulai membersihkan badan dan istirahat.

Sekitar pkl. 17.00 kami bangun dan bergegas ke dermaga sebelum ketinggalan menikmati sunset di tepi dermaga Karimun. Dan beruntungnya, sunsetnya indah sekali. Kenarsisan mulai keluar, kamera sana sini mulai dikeluarkan dan berfoto mengabadikan sunset nan indah. Laut juga jadi sangat indah berkilat-kilat diterpa sinar matahari yang ingin kembali ke peraduannya.

sunset di dermaga Karimun

sunset di dermaga Karimun

Setelah makan malam, acara bebas sebebas kami bercerita yang ada saja yang bisa menjadi bahan tertawaan. Sampai sampai jam 23.00 kami masih ngakak di kamar, dan bapak pemilik rumah di ruang tamu kaget mendengar tertawaan kami yang tiba-tiba dan menguasai ruangan.. hehe, maap ya Pak, rumahnya jadi rame mulu sampe tengah malam.

Hari kedua kami di karimun, makan pagi 06.30, mulai siap-siap menuju dermaga dan menunggu guide mempersiapkan alat snorkel.

Sebelum naik kapal, jepreeett.. foto dulu..

Berdasarkan keadaan cuaca, guide membawa kami ke wilayah barat, katanya cuacanya lebih bagus. Dan kapal mulai meninggalkan dermaga. Sepanjang perjalanan kami menikmati alam indah yang terhampar luas, laut yang bersih dan pesisir yang cantik. Kelima gadis Bandung ini tak berhenti berfoto ria, bapak-bapak yang dari Solo hanya sebagian yang narsis, yang lainnya kebagian jadi tukang foto saja.. ehehehe

Pesisir karimun Jawa

Pesisir karimun Jawa

Kapal mulai berhenti dan guide mulai nyebur memastikan tempat yang bagus untuk snorkeling, dan tempat kami pertama snorkeling ini adalah pulau tengah. Dan tidak salah, sangat cantik alam bawah lautnya. Dan kami pun tidak lupa mengabadikan keindahan alam karimun itu.

snorkeling asik!

snorkeling asik!

usaha menggapai karang haha...

usaha menggapai karang haha…

indahnya bawah laut Karimun

indahnya bawah laut Karimun

Setelah asik snorkeling, kami merapat ke tepi pantai pulau Tengah dan menikmati suasana pantai dengan pasir putihnya yang bersih dan menawan sambil menunggu makan siang terhidang. Kali ini, kami menyantap ikan bakar khas Karimun. Cukup ramai juga yang makan siang di Pulau Tengah.

Pulau Tengah, Kepulauan Karimun

Pulau Tengah, Kepulauan Karimun

pantai yang jernih dengan pasir putihnya

pantai yang jernih dengan pasir putihnya

Selanjutnya kami berangkat ke Pulau Kecil untuk snorkeling kembali, dan tak kalah indahnya, kami sangat menikmati keindahan surga bawah laut itu.

Pulau Kecil, Kepulauan Karimun

Pulau Kecil, Kepulauan Karimun

Sebelum kembali ke homestay, kami mampir ke pulau Gosong, namun sayang, pulaunya terkena pasang sehingga air naik sampai sepaha. Nah, karena tak terlalu dalam dan bisa jalan saja maka ibu-ibu Solo berani turun dari kapal. Jadi mereka tidak ikut snorkeling, cuma berani turun di Pulau Gosong, hahaha.. rugi banget kaan..

pulau gosong yang sedang pasang

pulau gosong yang sedang pasang

Hari itu capek seharian snorkeling, dan yang sudah pasti adalah tubuh kami menjadi belang disengat sang mentari, haha..

Setelah mandi, malam itu kami menyempatkan ke toko souvenir yang tidak jauh dari homestay, bisa jalan kaki saja. Sebenarnya, souvenir disana tidak terlalu bagus dan sangat biasa, sehingga niat untuk membeli juga kurang, tidak ada yang istimewa, yang khas hanya karna tulisan karimun jawa nya saja, hehe..

yiipii... dapat bintang laut

yiipii… dapat bintang laut

Hari ketiga alias hari terakhir kami di karimun, pagi hari seperti hari sebelumnya kami bersiap kembali untuk melanjutkan snorkeling dan menuju penangkaran hiu. Cuaca di hari ketiga ini tidak terlalu terik seperti hari sebelumnya, lebih adem dan banyak awan putih yang melindungi kami dari sengatan matahari. Rombongan Bandung dan Solo semakin kompak, sepanjang perjalanan untuk snorkeling tembang lawas mulai berkumandang disela-sela angin sepoi dan debur ombak. Duet maut antara wong Solo dan wong Bandung seakan kembali ke era 90an bahkan 80an.. haaduuhh.. tua banget kan yaah.. haha

penangkaran hiu

penangkaran hiu

Kami tidak berani masuk berenang bersama hiu, karena di hari sebelumnya katanya ada yang cidera. Jadinya kami hanya melihat aktivitas hiu yang diberi makan. Hiu nya sangat banyak dan berbagai ukuran.

masih disekitar penangkaran hiu but its beautiful,right!

masih disekitar penangkaran hiu but its beautiful,right!

Setelah kembali ke homestay, packing dan makan siang, pkl. 13.00 kami berangkat ke dermaga, eits sebelum pamitan ke bapak ibu pemilik homestay, kami berfoto dulu sebagai kenang-kenangan.. hehehe..

Di dalam kapal, kami semua tertidur pulas dan tak terasa kami sudah berada kembali di dermaga Jepara. Berhubung agen sudah menjanjikan kami akan singgah di Kudus dan Semarang, so lets goo.. perjalanan berlanjut..

Masih di wilayah Jepara, kami singgah dulu makan durian Jepara di tepi jalan dan ini gratis traktiran si agen, yiiippii..

Singgah di Kudus membeli oleh-oleh Jenang Kudus dan di Semarang menyantap soto kerbau dan pindang ayam.. nyam nyam enak sekali rasanya..

Ketika melewati Brebes banyak penjual telor asin, jadi singgah dulu sambil nyari toilet, hmm biasa panggilan alam.. hehe

Kami tiba kembali di Bandung sekitar pkl.05.00 dan sayonara…

Terima kasih kawan atas kegilaan selama tiga hari dua malam bersama di Pulau karimun Jawa… hayoo kita nge trip lagiii… ^^

Post Navigation

4 Thoughts on “Kepulauan Karimun Jawa

  1. Habis dari Karimun Jawa Gosong ga ni? haha..
    Itu yang Hiu maksudnya ada yang cedera ada yg di gigit gitu sama Hiu?

    Kalau jalan2 lagi bareng yuks kapan-kapan, mumpung sama-sama di Jakarta =P

  2. Hi, I love your post on kalimunjawa. I’m going this april. Can you provide me the contact for this homestay? Hope for your kind reply.Thank you so much.

Leave a Reply